Shalat ternyata tidak hanya benilai ibadah dan ruhani, -menggugurkan kewajiban lalu mendapatkan pahala, tapi juga gerakan-gerakan shalat adalah mempunyai dampak yang sangat positif bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis penyakit. Coba perhatikan dan renungkan gerakan-gerakan olahraga yang direkomendasikan oleh para pakar kesehatan, hamper semua tercakup dalam gerakan shalat. Makanya seperti halnya olahraga, gerakan shalat juga mempunyai beberapa faedah antara lain:
- Shalat bias mencegah serangan jantung.
- Menghindarkan penderitaan otak.
- Membantu kinerja paru-paru.
- Memompa efektivitas system kinerja ginjal.
- Shalat juga berguna menguatkan otot-otot tubuh dan sendi.
- Membantu relaksasi.
- Memperlancar peredaran darah, sehingga fungsi organ tubuh berjalan dengan baik.
Risetnya telah mendapatkan pengakuan dari Harvard University, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerikamenyatakan masuk Islam setelah diam-diam menyeliti secara khusus mengenai gerakan shalat. Disamping itu, gerakan-gerakan dalam shalat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan shalat dibandingkan gerakan lainnya adalah shalat menggerakan anggota tubuh lebih banyak bergerak termasuk jari, kaki dan tangan. Manfaat-manfaat gerakan shalat itu antara lain :
Takbiratul ihram
Takbiratul ihram atau berdiri tegak tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga lalu melipat dibagian perut. Manfaat: gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya akan oksigen menjadi lancer, kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian , khususnya pada tubuh bagian atas.
Rukuk
Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakan yang lurus sehingga bila diletakan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah, posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Manfaat: postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyanggah tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi sebagai relaksasi bagi otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostate.
I’tidal
Itidal adalah bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak. Manfaat: gerak berdiri bungkuk, berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancer.
Sujud
Sujud adalah menungging dengan meletakan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Manfaat: aliran getah bening dipompa kebagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bissa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya piker seseorang, sehingga bias membuat orang pintar/daya ingat yang baik. Oleh karena itu, lakukanlah sujud dengan baik, jangan tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan keshatan organ kewanitaan.
Posisi sujud juga membantu kinerja paru-paru untuk melakukan asupan oksigen pada tubuh dan membuang karbodioksida. Juga membantu sirkulasi darah dari jantung ke paru-paru dan sebaliknya. Pada saat sujud, beban kerja jantung agak berkurang. Artinya jantung bias sedikit beristrahat dan efek dari hal ini tentu akan mengurangi resiko terkena serangan jantung mendadak.
Duduk
Duduk dalam shalat terdiri dari dua macam, yaitu tahiyyatv awal dan tahiyyat akhir. Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Manfaatnya: saat tahiyyat awal kita bertumpu pada pangkal paha yang tehubung dengan syaraf nervus ischiadus. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitaan tak mampu berjalan. Duduk tahiyyat akhir sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, postur tahiyyat akhir dapat mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk memnyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
Perlu diketahui, bahwa shalat yang dijalankan dengan penuh kesungguhan, khusuk dan ikhlas akan menumbuhkan persepsi dan motivasi yang positif serta terhindar dari penyakit jantung kroner atau. Gejala yang bias dilihat bahwa pengamal shalat yang baik, akan menghadapi hidup secara realistis dan optimis. Dengan shalat yang baik kita akan merasakan bahwa Allah Swt adalah segala-galanya. Dan dengan demikian kita akan terhindar dari rasa takut dan khawatir.
Filed under: Uncategorized Ditandai: | islam










Jazakallah atas info-nya.
Terutama pada saat ruku’ katanya utk menghilangkan aliran2 listrik yg ada di tubuh kita. Di masa sekarang ini kita tentu ga bisa hdp jika tdk ada alat2 yg berhubungan dng listrik spt HP, laptop, kompie, TV, dll. Makanya pas ruku’ dahi kita langsung bersentuhan dng bumi makanya bisa menghilangkan medan listrik tsb.
Entah jg maksudnya gmn. Tp aku cm dapet email yg isi attachment ppt-nya spt itu.