anelka menemukan kedamain dalam islam

nikolas-anelka-bijak“Kenapa Anelka Semakin Tua, Semakin Arif?”, ternyata Nicholas Anelka memang seorang muallaf. Kita tahu betapa Nicholas anelka adalah seorang pengambek sejati di Real Madrid, di Arsenal dan di Liverpool. Baru semenjak pindah ke klub Turki Fenerbahce, tidak ada gelagat yang menyebalkan dari seorang Anelka. Ternyata dia memang pindah dari Kristen dan memeluk Islam dua tahun lalu, saat bermain di Fenerbahce. Sejak itu pula dia memiliki nama Islam, Abdul-Salam Bilal.

Seperti Anelka, bintang Perancis Franck Ribery yang kini bermain di Bayern Munich juga seorang mualaf. Dia mulai mendalami Islam saat memperkuat klub Turki Galatasaray beberapa tahun lalu. Ia kemudian masuk Islam setelah menikahi seorang gadis Perancis keturunan Maroko. Sebagai seorang muslim, dia selalu menengadahkan tangan ke langit sebelum berlaga di sebuah pertandingan.

Begitupun Zlatan Ibrahimovic, bintang paling bersinar di Seri A Italia ini memang lahir dari keluarga muslim. Dia lahir dan besar di Malmo, kota terbesar ke tiga di Swedia, dan tempat komunitas muslim paling besar di negeri itu. Ibra adalah imigran di Swedia dari ayah yang asli Bosnia dan Ibu keturunan Kroasia.

Yang paling tidak disangka adalah RVP. Robin van Persie, pemain asal Belanda yang kini menjadi andalan lini depan Arsenal. Dia diketahui beralih memeluk Islam sekitar dua tahun lalu mengikuti kepercayaan isterinya yang keturunan Maroko.

Selain yang telah disebutkan diatas, ternyata banyak pemain sepakbola muslim di eropa dan banyak yang sudah tak asing lagi di telinga kita seperti

Zinedine Yazid Zidane
Kolo & Yaya Toure (Arsenal & Barcelona)
Mohammed “Momo” Sissoko (Liverpool)
Ahmed Mido Hossam (Boro)
Hossam Ghaly (Totteham Hotspurs)
Hamit & Halil Antiltop (Bayern Muenchen & Shalke 04)
Frederik Kanoute (Sevilla)
Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
Eric Abidal (Barcelona)
Nuri Sahin (Feyenoord Rotterdam)
Sulley Ali Muntari (Pompey)
Hassan “Brazzo” Salihamidzic (Juventus)
Khalid Boulahrouz (Sevilla)
Salomon Kalou (Chelsea)
El-Hadji Diouf (Bolton)
Diomanssy Kamara (Fulham)
Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)

Kembali ke Anelka, berikut pernyataan yang cukup menunjukan kenapa dia seorang yang arif, “Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan. Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Dan akhirnya saya menemukan Islam,” katanya dalam sebuah wawancara di majalah Paris Match.

Menjawab sendiri tulisan saya, “Kenapa Anelka Semakin Tua, Semakin Arif?”, ternyata Nicholas Anelka memang seorang muallaf. Kita tahu betapa Nicholas anelka adalah seorang pengambek sejati di Real Madrid, di Arsenal dan di Liverpool. Baru semenjak pindah ke klub Turki Fenerbahce, tidak ada gelagat yang menyebalkan dari seorang Anelka. Ternyata dia memang pindah dari Kristen dan memeluk Islam dua tahun lalu, saat bermain di Fenerbahce. Sejak itu pula dia memiliki nama Islam, Abdul-Salam Bilal.

Seperti Anelka, bintang Perancis Franck Ribery yang kini bermain di Bayern Munich juga seorang mualaf. Dia mulai mendalami Islam saat memperkuat klub Turki Galatasaray beberapa tahun lalu. Ia kemudian masuk Islam setelah menikahi seorang gadis Perancis keturunan Maroko. Sebagai seorang muslim, dia selalu menengadahkan tangan ke langit sebelum berlaga di sebuah pertandingan.

Begitupun Zlatan Ibrahimovic, bintang paling bersinar di Seri A Italia ini memang lahir dari keluarga muslim. Dia lahir dan besar di Malmo, kota terbesar ke tiga di Swedia, dan tempat komunitas muslim paling besar di negeri itu. Ibra adalah imigran di Swedia dari ayah yang asli Bosnia dan Ibu keturunan Kroasia.

Yang paling tidak disangka adalah RVP. Robin van Persie, pemain asal Belanda yang kini menjadi andalan lini depan Arsenal. Dia diketahui beralih memeluk Islam sekitar dua tahun lalu mengikuti kepercayaan isterinya yang keturunan Maroko.

Selain yang telah disebutkan diatas, ternyata banyak pemain sepakbola muslim di eropa dan banyak yang sudah tak asing lagi di telinga kita seperti

Zinedine Yazid Zidane
Kolo & Yaya Toure (Arsenal & Barcelona)
Mohammed “Momo” Sissoko (Liverpool)
Ahmed Mido Hossam (Boro)
Hossam Ghaly (Totteham Hotspurs)
Hamit & Halil Antiltop (Bayern Muenchen & Shalke 04)
Frederik Kanoute (Sevilla)
Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
Eric Abidal (Barcelona)
Nuri Sahin (Feyenoord Rotterdam)
Sulley Ali Muntari (Pompey)
Hassan “Brazzo” Salihamidzic (Juventus)
Khalid Boulahrouz (Sevilla)
Salomon Kalou (Chelsea)
El-Hadji Diouf (Bolton)
Diomanssy Kamara (Fulham)
Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)

Kembali ke Anelka, berikut pernyataan yang cukup menunjukan kenapa dia seorang yang arif, “Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan. Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Dan akhirnya saya menemukan Islam,” katanya dalam sebuah wawancara di majalah Paris Match.

sumber: http://bolanova.com/2008/04/18/anelka-saya-menemukan-kedamaian-di-islam/

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.